Home » » RUANG DALAM ARSITEKTUR

RUANG DALAM ARSITEKTUR

Unknown | 08.38 | 0 komentar

FUNGSI, RUANG, BENTUK DAN EKSPRESI DALAM ARSITEKTUR

(Suatu prinsip arsitektural dimana bentuk suatu bangunan harus diperoleh darifungsi yang harus dipenuhinya; aspek skematis dan teknis dari meodernisasiarsitektural (rasionalisme), yang pendirian teoritisnya yang lebih luas jugamembentuk pertanyaan simbolik, filsafat, politik, sosial dan ekonomi).
“Function” is here understood in both a tradisional sense and a new sense. Thetradityional understanding of “function”, which is also the foundation of may use of the word, is „utility‟, “Fitness for purpose”, it is the “task” a building is meant to fulfill,the effect it has on those who use or view it. It is thus the “commodity” of Vitruvius‟s“commodity, firmness, and delight”, while “firmness” and “delight” are respectively
technics and form. These three are the inseperable dimensions of a work of
architecture, and we may speak of “function” by itself only for the purpose of
analysis and only with the understanding that in reality it cannot exist without formand construction materials and technique. (The Concept of Function in TwentietCentury Architecture Criticism, 1).
(Fungsi (traditional understanding): „utility‟, fitnes for purpose (ketepat gunaan),„task‟ (tugas/guna) yang harus dipenuhi oleh suatu bangunan, feel/pengaruhnya
terhadap pengguna ataupu pengamat. „Commodity‟ bagi teori Vitruvius tentang„Commodity, Firmness, and Delight‟, “Firmness = technics”, “Delight = form”,

Ketiganya adalah dimensi yang tidak terpisahkan dari sebuah karya/pekerjaan
arsitektur, dan “fungsi”
sendiri dapat dibicarakannya dalam tujuan-tujuan analisis
dan dengan pengertianbahwa dalam kenyataannya fungsi tidak bisa “ada” (exist)
tanpa bentuk dan material konstruksi dan teknik.
Multifungsionalitas Arsitektur
Dalam kegiatan perancangan kita tidak pe
rnah lepas dari istilah “fungsi”,
sayangnya istilah fungsi seringkali sangat dibatasi pada pengertian fungsi sebagaiwadah aktivitas manusia baik didalam maupun diluar bangunan. Pengertian yang
sempit ini mengakibatkan pengkaburan makna “arsitektur” dan “bangunan”. Dari
kamus Webster dapat dilihat bahwa fungsi dapat memiliki pengertian aktivitas,peran, peruntukan, tugas dan tanggung jawab.Menyadari hal ini, maka sangat dimungkinkan kita akan berhadapan dengansebuah obyek yang melaksanakan satu atau beberapa atau bahkan seluruh fungsi.Keadaan dimana arsitektur memiliki kemampuan untuk menjalankan sertamelaksanakan berbagai fungsi dikatakan sebagai Multifungsionalitas Arsitektur (Josep Prijotomo, 1998).Seiring dengan perkembangan pemikiran multifungsi ini, beberapa orang, baikyang berkecimpung dalam bidang arsitektur maupun orang yang berada diluar arsitektur mencoba untuk melontarkan beberapa fungsi yang dapat dilaksanakanoleh arsitektur. Tokoh-tokoh tersebut adalah:
Geofrey Broadbent
Broadbent menelorkan enam fungsi yang dapat dilaksanakan oleh arsitektur untuk menjawab pertanyaan : apa yang dituntut oleh bangunan ? Keenam fungsitersebut adalah :
Environmental Filter
(=modifier of the physical climate). Bangunan bisamengontrol iklim. Bangunan berperan sebagai saringan atau filetr antara lingkunganluar dengan kegiatan yang akan kita lakukan. Bangunan dapat membantu kita untukmembuat kondisi-kondisi agar kegiatan-kegiatan dapat dilaksanakan denganmenyenangkan dan dalam kenyamanan. Kita bisa menentukan ruang-ruang manayang harus dekat satu sama lain dan yang mana yang bisa dijauhkan.




http://www.academia.edu/4205413/FUNGSI_RUANG_BENTUK_DAN_EKSPRESI_DALAM_ARSITEKTUR
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RIDWAN ARSITEK MUDA - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger