CARA MEMBUAT KONSEP ARSITEKTUR

Unknown | 05.15 | 2komentar
•  TAHAPAN KERJA ARSITEK DAN HONORARIUM

I. Jenis Tugas dan Lingkup Pekerjaan Arsitek

Layanan Utama Jasa Arsitek dalam pekerjaan perencanaan dan perancangan Arsitektur akan dilaksanakan dalam tahapan pekerjaan sebagai berikut:

Pekerjaan Tahap ke 1        : Tahap Konsep Rancangan
Pekerjaan Tahap ke 2        : Tahap Pra Rancangan / Skematik Desain
Pekerjaan Tahap ke 3        : Tahap Pengembangan Rancangan
Pekerjaan Tahap ke 4        : Tahap Pembuatan Gambar Kerja
Pekerjaan Tahap ke 5        : Tahap Proses Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi
Pekerjaan Tahap ke 6        : Tahap Pengawasan Berkala.

Pelaksanaan tahapan-tahapan pekerjaan Perancangan dilaksanakan sebagai berikut:

Setiap tahapan pekerjaan perancangan dapat dilaksanakan jika tahap pekerjaan sebelumnya telah mendapat persetujuan penguna jasa.

ELEMEN ELEMEN PEMBUATAN BANGUNAN

Unknown | 09.34 | 0 komentar

 selamat malam sahabat blogger :)
kali ini saya ingin berbagi gambar tentang detail, motif dan elemen elemen dalam membangun
semoga bermanfaat




Rencana ring balok

PENULISAN TUGAS AKHIR, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI ATAU SEJENISNYA

Unknown | 08.43 | 0 komentar
PENULISAN TUGAS AKHIR
A. Penulisan Laporan Tugas Akhir Program Diploma III
Pada akhir studi program Diploma III, mahasiswa diwajibkan melakukan penyusunan dan penulisan Laporan Tugas Akhir, dengan ketentuan (lihat Panduan Penyusunan dan Penulisan Laporan Tugas  Akhir di fakultas masing-masing):
•    Telah menyelesaikan semua mata kuliah;
•    Memiliki Kartu Tanda Mahasiswa yang berlaku untuk semester bersangkutan;
•    Pembimbing pada dasarnya adalah tenaga akademik Program Diploma III bersangkutan yang sekurang-kurangnya memiliki jabatan Asisten Ahli berpendidikan S1/D-IV;
•    Penetapan pembimbing dilakukan dengan surat keputusan atau surat tugas Dekan;
•    Apabila untuk Laporan Tugas Akhir itu diperlukan penelitian lapangan, maka Program Diploma III dapat menetapkan seorang Pembimbing Pendamping (dosen tidak tetap) yang dianggap ahli dalam bidang yang diteliti;
•    Apabila Laporan Tugas Akhir studi tidak dapat diselesaikan dalam semester yang bersangkutan, maka:

MACAM-MACAM JENIS BAHAN LANTAI, DINDING DAN PLAFOND

Unknown | 09.23 | 1komentar

Macam – Macam Jenis Bahan lantai, Dinding dan Plafon

A.  LANTAI

Lantai merupakan penutup permukaan tanah dalam ruangan dan sekitar rumah (teras,carport). Hal yang kadang terjadi adalah kurangnya pemahaman tentang jenis,sifat dan teknik pemasangan setiap lantai sehinggga lantai tidak terpasang secara baik dan tidak berfungsi secara maksimal menurut kebutuhan ruang.
Ada bermacam-macam jenis lantai,tetapi fungsi secara umum sebagai alas pijakan kaki sehingga memberi kenyamanan ketika berjalan diatasnya.Lantai juga dapat memberi nilai estetika suatu rumah sehingga dapat menambah nilai jual bangunan rumah.

TUGAS ISBD (HUBUNGAN MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN)

Unknown | 08.49 | 0 komentar
HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN

DISUSUN

O
L
E
H
 MALIK RIDWAN BADAI
13104052
DOSEN PEMBIMBING
HELMA WIDYA SH.MH
 
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR
TAHUN AJARAN 
2013/2014


RUANG DALAM ARSITEKTUR

Unknown | 08.38 | 0 komentar

FUNGSI, RUANG, BENTUK DAN EKSPRESI DALAM ARSITEKTUR

(Suatu prinsip arsitektural dimana bentuk suatu bangunan harus diperoleh darifungsi yang harus dipenuhinya; aspek skematis dan teknis dari meodernisasiarsitektural (rasionalisme), yang pendirian teoritisnya yang lebih luas jugamembentuk pertanyaan simbolik, filsafat, politik, sosial dan ekonomi).
“Function” is here understood in both a tradisional sense and a new sense. Thetradityional understanding of “function”, which is also the foundation of may use of the word, is „utility‟, “Fitness for purpose”, it is the “task” a building is meant to fulfill,the effect it has on those who use or view it. It is thus the “commodity” of Vitruvius‟s“commodity, firmness, and delight”, while “firmness” and “delight” are respectively
technics and form. These three are the inseperable dimensions of a work of
architecture, and we may speak of “function” by itself only for the purpose of
analysis and only with the understanding that in reality it cannot exist without formand construction materials and technique. (The Concept of Function in TwentietCentury Architecture Criticism, 1).
(Fungsi (traditional understanding): „utility‟, fitnes for purpose (ketepat gunaan),„task‟ (tugas/guna) yang harus dipenuhi oleh suatu bangunan, feel/pengaruhnya
terhadap pengguna ataupu pengamat. „Commodity‟ bagi teori Vitruvius tentang„Commodity, Firmness, and Delight‟, “Firmness = technics”, “Delight = form”,

Elemen-Elemen dalam Perancangan Arsitektur

Unknown | 20.09 | 0 komentar

hallo sahabat blogger? kali ini saya akan mempostingkan tentang elemen-elemen yang digunakan pada perancangan arsitektur. Dalam perancangan, terdapat banyak elemen-elemen yang dapat kita bubuhi. Seperti penambahan elemen titik, garis, bidang, ruang dan bentuk. Dari elemen-elemen ini kita bisa merancang sebuah karya yang mempunyai kesan tersendiri di setiap lekukan-lekukannya. Contohnya seperti menara Eifel. Menara eifel merupakan salah satu contoh dari elemen garis vertikal. Umumnya pada bentuk elemen garis terkesan kaku, formal, dan tegas. Sehingga citra dari menara eifel lebih besar. Maka dari itu, dalam perancangan sangat diperlukan. Baiklah, berikut penjelasan tentang elemen-elemen yang saya sebutkan tadi.
semoga bermanfaat :)











 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RIDWAN ARSITEK MUDA - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger